Apa Itu Aplikasi Ability To Pay (ATP)?

Konsultan Pajak Batam – semakin banyak orang menggunakan layanan penasihat pajak untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan layanan pelaporan PPN, layanan pelaporan pajak online dan layanan pelaporan pajak tahunan ,di Jakarta, Bali,Surabaya dan daerah- daerah yang tidak lain masih ada kaitannya dengan pajak. “Apa Itu Aplikasi Ability To Pay (ATP)?”baca informasi di bawah ini!!

Direktorat Pajak (DJP) terus bekerja untuk mengembangkan Sistem Manajemen Risiko Kepatuhan (CRM) dalam proses bisnisnya. Awalnya, penerapan CRM telah diatur dalam Direktur Jenderal Sirkular Pajak. SE-24 / PJ / 2019. Namun, dalam perkembangannya, DJP menambahkan dan menyempurnakan implementasi CRM menggunakan kecerdasan komersial.

Penambahan dan peningkatan diatur dalam Direktur Jenderal Edaran Pajak. SE-99 / PJ / 2021. Berdasarkan Beveid, implementasi intelijen bisnis dimaksudkan untuk mengotomatisasi dan mempertahankan nilai tambah untuk proses CRM.

Implementasi intelijen komersial juga dapat digunakan pada setiap tahap implementasi dan evaluasi pengawasan, inspeksi dan kegiatan penagihan. Selain permintaan SmartWeb, implementasi intelijen komersial juga disajikan dalam kemampuan membayar (ATP). Jadi, apa itu ATP?

  • Definisi

Mengacu pada bundar Direktur Jenderal Pajak No. 24 / PJ / 2019, penerapan ATP adalah aplikasi yang dibentuk oleh proses analisis data yang digunakan untuk memberikan deskripsi dan / atau prediksi tingkat kemampuan membayar pajak.

Ini berarti bahwa penerapan ATP adalah indikator yang memberikan ikhtisar wajib pajak persyaratan. Gambar kapasitas untuk membayar adalah prediktif yang terbentuk dari data historis.

Lebih detail, deskripsi tingkat kualitatif kapasitas pembayaran pajak di ATP disiapkan menggunakan pendekatan peringkat pengukuran. Skala pengukuran didirikan dari kondisi kapasitas, modal, karakter dan analisis (4C).

Pengukuran analisis 4C dibagi menjadi 5 kategori, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Setiap kategori menunjukkan tingkat likuiditas wajib pajak dibandingkan dengan pembayar pajak lainnya di kelasnya.

Kelas yang dimaksud mengacu pada Divisi Kelas di layar ATP di aplikasi aplikasi pada modul CRM. Aplikasi aplikasi adalah aplikasi milik DGT yang membandingkan data internal dan data eksternal yang digunakan sebagai alat pengawasan wajib pajak.

Tampilan aplikasi ATP di AppROx App pada modul CRM dibagi menjadi 3 kelas. Kelas satu, besar. Kelas ini terdiri dari wajib pajak yang terdaftar di Otoritas Pajak (KPP) dari Wajib Pajak Besar.

Kedua, kelas menengah. Kelas ini terdiri dari wajib pajak yang terdaftar di Madya dan KPP KPP di Kantor Regional DJP Jakarta (Kanwil). Ketiga, kelas kecil. Kelas ini terdiri dari wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratma.

  • Manfaat ATP

Aplikasi ATP dapat digunakan dalam implementasi fitur pengawasan CRM dan fungsi kontrol dan fungsi penagihan CRM. Selain itu, aplikasi ATP dapat digunakan dalam pemantauan, memeriksa, dan menagih.

Dalam pengawasan CRM dan fungsi inspeksi, ATP memberikan gambaran tentang pembayar pajak untuk mengetahui daftar prioritas penggalian potensial (DSP3), daftar prioritas pemantauan (DPP) dan daftar. Prioritas inspeksi (DSPP).

Sementara itu, dalam fungsi penagihan CRM, ATP memberikan ikhtisar kemampuan wajib pajak untuk membayar untuk menentukan prognosis pencairan rencana utang dan kegiatan penagihan.

Untuk kebiasaan penagihan, ATP dapat menggunakan sebagai pertimbangan wajib pajak untuk menentukan DSP3. Mewakili akun (CA) juga dapat menggunakan ATP untuk mengoptimalkan pencairan penerimaan potensial dari SP2DK yang diterbitkan.

Untuk kegiatan inspeksi, ATP dapat digunakan sebagai referensi dalam pembantaian dalam tinjauan yang diusulkan. Kemudian, untuk kegiatan penagihan, ATP dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan prognosis pencairan piutang pajak dan tagihan rencana bisnis.

Selain itu, indikator ATP juga dapat digunakan untuk kegiatan lain seperti pencarian permintaan pembayaran atau keterlambatan dalam membayar pajak dan proses penelitian untuk pengurangan dan / atau penghapusan hukuman administrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *