Kelebihan dan kekurangan Sistem Pembukuan Double Entry

Kelebihan dan kekurangan Sistem Pembukuan Double Entry

Definisi Pembukuan Double Entry

Double entry atau pencatatan ganda adalah konsep transaksi yang melibatkan setidaknya dua akun untuk setiap transaksi. Terbentuknya sistem double entry bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan atau kesetaraan akuntansi. Selain itu, jumlah yang dimasukkan sebagai audit harus sama dengan jumlah yang dicatat sebagai kredit dalam buku besar. Dalam konsep sistem pembukuan double entry, setiap transaksi akan selalu memiliki dua efek yang harus dipertimbangkan, yang dikenal sebagai prinsip dualitas. Walaupun terdapat aset yang diperoleh dari setiap pengeluaran, sistem akuntansi hanya memberikan evaluasi terbatas terhadap pengelolaan keuangan perusahaan. Setiap transaksi pada metode double entry juga akan tercatat dalam buku besar, seperti buku besar neraca atau buku besar laporan laba rugi, yang memiliki kolom khusus untuk mencatat entri debit dan kredit.

 

Keunggulan Penggunaan Metode Double Entry

Metode double entry ini sendiri sudah sangat umum digunakan oleh berbagai perusahaan, dikarenakan kelebihan yang dimilikinya.

Berikut ini beberapa kelebihan dari menggunakan double entry, yakni:

1. Lengkapnya Informasi Transaksi Finansial

Terdapat beberapa jenis transaksi keuangan yang tidak langsung memengaruhi kas, Meningkatnya jumlah piutang akan mengurangi stok persediaan, namun kas akan bertambah ketika transaksi telah lunas.

2. Catatan Keuangan Lebih Akurat

Dalam sistem pembukuan double entry, terdapat dua keseimbangan dengan kolom yang berbeda untuk setiap transaksi, yaitu kredit dan debit. Dengan penggunaan sistem pembukuan double entry ini dapat membantu Anda dalam mengurangi kesalahan pencatatan karena debit dan kredit akan seimbang.

3. Meminimalisir Kesalahan

Sistem double entry memiliki informasi keuangan yang sangat rinci dan dapat mendeteksi kesalahan matematika. Dengan sistem double entry, perhitungan menjadi lebih akurat karena menampilkan seluruh saldo akun. Oleh karena itu, berbagai kesalahan pencatatan keuangan dapat diminimalisir dengan menggunakan sistem double entry.

4. Mendeteksi Adanya Penipuan

Dengan menerapkan sistem double entry, Anda dapat dengan mudah mendeteksi kesalahan dan penipuan. Sehingga, laporan keuangan Anda akan lebih tepat dan akurat.

 

Kelemahan Menggunakan Sistem Pembukuan Double Entry

Walaupun sistem double entry ini memiliki banyak kelebihan. Namun, disisi lain sistem double entry juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya:

Rumit

Salah satu tantangan utama dari metode pembukuan double-entry adalah kerumitan prosesnya. Pemilik usaha tanpa latar belakang akuntansi mungkin merasa bingung dengan sistem double entry. Mengetahui kapan harus mendebet rekening dan memilih akun kredit yang tepat mungkin terasa sulit bagi pemula dalam pembukuan.

Biaya

Biaya pembukuan yang timbul saat menggunakan sistem double entry terkait langsung dengan tingkat kompleksitas sistem. Karena catatan yang disimpan di lebih dari satu tempat, maka perusahaan akan memiliki banyak buku di seluruh tempat yang harus dilacak. Dalam situasi tertentu, ada kemungkinan perlu mempekerjakan staf tambahan untuk melacak buku dari departemen yang berbeda-beda.

Waktu

Jumlah waktu yang dihabiskan untuk melakukan verifikasi buku, merupakan masalah lain terkait langsung dengan kompleksitas metode ini. Karena entri harus dilakukan dan perlu diverifikasi dua kali, sistem double entry akan memakan waktu berharga yang dapat Anda habiskan untuk hal lainnya.

Ada masalah dengan akuntansi dan perpajakan kamu? Ngapain pusing-pusing, sekarang udah ada Jovindo. Yuk serahkan masalah akuntansi dan perpajakan kamu di Jovindo. Tunggu apa lagi? Ayo konsultasikan masalah akuntansi dan perpajakan kamu di Jovindo. Untuk info lebih lanjut kamu bias menghubungi: 0778-4162512 /0811-7777088.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *