PT Jovindo Solusi Batam siap untuk menyelesaikan dan membantu dalam berbagai permasalahan pajak. Kami bekerja dengan professional, akurat dan teliti. Pada pembahasan berikut ini, PT Jovindo Solusi Batam akan mengenalkan informasi kepada audiens mengenai Aktiva Tetap. Simak informasinya.
Definisi Aktiva Tetap
Aktiva Tetap merupakan aktiva yang berwujud dengan diperoleh ke bentuk siap pakai atau dibangun, yang digunakan dalam operasi pada perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dengan rangka kegiatan normal perusahaan dan memiliki masa manfaat yang lebih dari satu tahun. Adapun karakteristik aset tetap, yakni :
- Menurut Jerry J. Weygandt (2007) :
- Dengan bentuk fisik (bentuk dan ukurannya jelas)
- Digunakan pada kegiatan operasional
- Tidak dijual kepada konsumen
- Menurut Soemarso S.R (2005) :
- Masa manfaatnya lebih dari satu tahun
- Digunakan pada kegiatan perusahaan
- Tidak dijual kembali pada kegiatan normal perusahaan
- Nilainya cukup besar
Jenis-Jenis Aktiva Tetap
- Berdasarkan Sudut Substansi :
- Tangible assets (aktiva berwujud) : Dengan bentuk fisik seperti lahan, gedung, mesin, peralatan dan kendaraan.
- Intangible assets (aktiva tak berwujud) : Contohnya goodwill, patent, copyright, lisensi, hak cipta dan lainnya.
- Berdasarkan Sudut Disusutkan atau Tidak :
- Depreciated plant assets : Merupakan aktiva tetap dengan disusutkan contohnya gedung, mesin, peralatan, inventaris dan sebagainya.
- Undepreciated plant assets : Adalah aktiva tidak bisa disusutkan contohnya tanah.
Contoh Aktiva Tetap
Dengan menurut S.Munawir (2007), berikut inilah contoh aktiva tetap :
- Lahan : Yaitu bidang tanah terhampar baik itu tempat bangunan atau yang masih kosong. Pada tanah ini sama sekali tidak mengalami penyusutan nilai atau depresiasi, karena tanah tersebut belum dikelola menjadi bangunan.
- Bangunan Gedung : Yaitu bangunan yang berdiri diatas bumi, baik itu lahan atau air. Akan mengalami penurunan manfaat, depresiasi atau penyusutan, dengan dikarenakan pemakaian untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.
- Mesin : Dengan termasuk peralatan yang menjadi bagian dari mesin yang bersangkutan.
- Kendaraan : Contohnya alat pengangkut, grader, traktor, truk, mobil, kendaraan bermotor dan lainnya.
- Perabot : Contohnya perabotan kantor, laboratorium, pabrik yang berisi dari suatu bangunan.
- Inventaris : Yaitu peralatan besar dengan digunakan pada perusahaan seperti inventaris kantor, pabrik, laboratorium dan lainnya.
Dari macam-macam aktiva tetap, tujuan akuntansi dilakukan penggolongan ialah :
- Yang tidak terbatas seperti tanah, pertanian dan peternakan.
- Yang terbatas dan jika telah habis, bisa digantikan pada aktiva yang sejenis, misalnya mebel, mesin, alat berat dan lainnya.
- Yang terbatas dan jika telah habis masa penggunaannya tidak bisa digantikan dengan aktiva yang sejenis, misal sumber-sumber alam yaitu hasil tambang dan lainnya.





