Definisi Tarif Pajak Degresif
Tarif pajak degresif merupakan pengenaan pajak atas objek pungut pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak. Tarif pajak degresif, tarif pengenaan pajaknya akan semakin mengecil seiring dasar pengenaan yang semakin besar.
Jenis- Jenis Tarif Pajak Degresif
Pengenaan tarif pajak degresif terbagi menjadi tiga jenis sesuai besar penurunan tarifnya, yaitu:
Tarif Pajak Progresif
Pada tarif pajak jenis ini, besaran persentase pengenaan pajak akan terus mengecil seiring dasar pengenaan pajak yang meningkat. Adapun perbedaan dengan tarif pajak degresif proporsional, tarif pajak ini memiliki sifat yang akan terus menurun besarannya.
Tarif Pajak Degresif
Jenis tarif pajak degresif-degresif memiliki karakteristik dasar pengenaan di mana besaran persentase tarif akan semakin menurun (degresif).
Tarif Pajak Proporsional
Dalam pengenaan tarif pajak ini, jika dasar pengenaan pajak meningkat, maka persentase besaran tarif yang akan dikenakan akan menurun dan sifatnya tetap.
Kelebihan dari Tarif Pajak Degresif
Dengan adanya tarif pajak degresif ini dapat menguntungkan individu dengan tingkat pendapatan yang semakin besar, karena besaran persentase yang dikenakan akan semakin rendah. Berikut kelebihan lain dari pengenaan tarif pajak degresif, kelebihannya yaitu:
1. Kegiatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Adanya tarif pajak degresif ini dapat meningkatkan aktivitas investasi karena semakin tinggi pendapatan, akan semakin rendah pula tarif pajaknya. Hal ini dapat meningkatkan kontribusi dan aktivitas yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.
2. Memotivasi Individu Untuk Meningkatkan Produktivitas
Dengan tarif pajak yang lebih rendah bagi mereka yang berpendapatan lebih tinggi tentunya dapat meningkatkan motivasi individu untuk meningkatkan produktivitasnya. Mereka mungkin berusaha mempertahankan penghasilan dasar atau mengembangkan karir mereka sebagai penghasilan tambahan.
Kekurangan dari Tarif Pajak Degresif
Adapun kekurangan dari pengenaan tarif pajak degresif bagi wajib pajak yakni:
1. Adanya Persepsi Ketidakadilan
Banyak argumentasi dan pandangan yang berpendapat bahwa sistem perpajakan degresif ini tidak adil karena mengenakan pajak yang kecil terhadap masyarakat berpendapatan tinggi.
2. Penurunan Pendapatan Negara
Salah satu pendapatan terbesar negara berasal dari pajak. Jika diterapkan sistem tarif pajak degresif, maka sumber pendapatan masyarakat akan berkurang secara signifikan jika mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kekurangan uang tunai tentunya akan mempengaruhi pembangunan negara di berbagai bidang dan kualitas pelayanan publik akan menurun.
3. Potensi Penyalahgunaan Tinggi
Adanya keuntungan yang sangat besar tentunya akan menjadi arena penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Punya permasalahan perpajakan? Atau masalah akuntansi? Tenang aja Jovindo hadir untuk membantu anda dalam menyelesaikan segala permasalahan perpajakan dan akuntansi anda dengan konsultan yang pastinya terpercaya dan dapat diandalkan. Kami dapat membantu peninjauan pajak, penyusunan transfer pricing, pajak bulanan dan tahunan badan, spt pribadi dan badan dan lain-lain. Dengan layanan kami anda bisa menghemat waktu serta tenaga anda sekalian, jadi tunggu apa lagi? segera hubungi: 0778-4162512 /0811-7777088





