PT Jovindo Solusi Batam siap menangani permasalahan perpajakan Anda dan melayani klien dengan baik, menjadikannya pilihan tepat untuk pendamping pajak Anda. Pada kali ini, PT Jovindo Solusi Batam akan memperkenalkan sebuah informasi kepada audiens terkait metode pencatatan akuntansi basis kas (Cash) vs Akrual (Accrual). Simak informasi berikut ini.
Apa itu metode akuntansi berbasis kas (Cash Basis)?
Akuntansi kas (cash basis) adalah jenis akuntansi yang mencatat pendapatan perusahaan Anda segera setelah pembayaran tiba. Hal ini disebabkan penggunaan metode akuntansi kas suatu sistem dimana pencatatan keuangan yang diibaratkan uang tunai hanya digunakan untuk membayar hasil transaksi dan biaya yang dikeluarkan pada saat penyelesaian transaksi.
Teknik akuntansi kas (cash basis) sering digunakan oleh pemilik usaha kecil dan menengah tertentu karena mudah dan cepat untuk diterapkan. Hal ini disebabkan oleh kemudahan proses akuntansi yang memudahkan pelacakan keluar masuknya uang di rekening bank karena tidak tercampur dengan pencatatan hutang piutang. Namun, metode akuntansi kas memiliki kelemahan yaitu tentang keseluruhan keuangan Anda yang tidak akurat.
Apa itu Metode Akuntansi Accrual Basis?
Accrual basis adalah suatu metode dalam akuntansi yang diarahkan oleh entri-entri yang terdapat dalam pembukuan dan termasuk dalam salah satu konsep dasar akuntansi. Perusahaan menggunakan metode pencatatan akuntansi ini karena selain menguntungkan dalam mencatat segala bentuk pembayaran, metode ini juga sangat tepat untuk menilai kondisi keuangan perusahaan.
Tujuan dari basis accrual basis adalah untuk mencocokkan pendapatan dan biaya berdasarkan periode waktu terjadinya, bukan berdasarkan waktu arus kas aktual yang terkait dengannya. Laporan keuangan berbasis akrual mencatat transaksi akuntansi untuk pendapatan pada saat diperoleh dan biaya pada saat terjadinya. Hanya laporan keuangan yang dihasilkan berdasarkan accrual basis yang akan disertifikasi oleh auditor.
Sistem akrual mempunyai keuntungan utama dalam mencocokkan pendapatan dengan biaya yang terkait. Oleh karena itu, dampak keseluruhan dari transaksi perusahaan dapat diamati dalam satu periode pelaporan. Sementara itu, laporan keuangan berbasis kas didasarkan pada aktivitas kas perusahaan Anda. Basis data ini melacak kapan uang masuk dan keluar. Caranya, dengan menyeimbangkan semuanya untuk menentukan berapa banyak uang tunai yang Anda miliki di bank.
Bentuk akun dengan Metode Akuntansi Akrual (Accrual Basis)
Ada berbagai bentuk metode pencatatan akuntansi accrual basis, antara lain:
Pendapatan yang Masih Harus Dibayar (Accrued Revenues)
Pendapatan atau aset (termasuk aset non kas) yang belum diterima disebut sebagai Accrued Revenues. Perusahaan dapat menawarkan jasa atau mengirimkan barang dalam keadaan ini, namun hanya secara kredit.
Metode akuntansi akrual (accrual basis) berguna untuk menyampaikan informasi kepada bisnis agar dapat mengelola status keuangannya dengan lebih baik. Ketika perusahaan menerima pembayaran dari debitur (pelanggan) pada akhir bulan, piutang turun sementara rekening kas bertambah.
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Biaya yang masih harus dibayar adalah ketika perusahaan melakukan pembelian kredit dan mencatat kewajibannya dalam buku besar. Selain itu, korporasi mengakui dan memenuhi tanggung jawabnya terhadap debiturnya.
Biaya yang biasanya dikeluarkan meliputi:
- Akrual Beban Bunga – Beban Bunga yang Terutang namun Belum Dibayar.
- Akrual supplier – Biaya operasional untuk barang atau jasa supplier pihak ketiga.
- Akrual upah atau gaji – Gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan yang bekerja sebagian dari bulan tersebut namun tidak mendapatkan gaji sebulan penuh.
Bagaimana Cara Kerja Accrual Basis?
Konsep utama di balik basis akrual adalah mencocokkan pendapatan dan biaya pada saat transaksi terjadi, bukan pada saat pembayaran dilakukan atau diterima. Metode pencatatan akuntansi ini menggabungkan arus kas masuk dan arus keluar saat ini dengan perkiraan arus masuk dan arus kas keluar di masa depan. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai situasi keuangan perusahaan saat ini.
Kecuali untuk perusahaan yang sangat kecil dan perorangan, basis akrual dianggap sebagai praktik akuntansi konvensional bagi sebagian besar perusahaan. Internal Revenue Service (IRS) mengizinkan perusahaan kecil dengan pendapatan tahunan kurang dari $25 juta untuk memilih metode yang mereka sukai.
Apa perbedaan Metode Akuntansi Berbasis Akrual (Accrual Basis) dan Cash Basis?
- Periode
Periode pencatatan adalah perbedaan utama antara basis akrual dan basis kas.
Basis akrual dicatat setelah transaksi, sedangkan basis kas dicatat sebelum transaksi atau setelah uang diterima perusahaan.
- Tingkat Ketepatan
Metode basis akrual dikatakan lebih tepat dan akurat karena dapat menggambarkan status bisnis suatu perusahaan secara real time.
Sementara itu, basis kas memungkinkan perusahaan menerima hasil penjualan dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini membuatnya kurang efektif bila digunakan dalam jangka waktu yang lama.
- Arus Kas
Laporan kas dengan basis akrual sulit untuk ditampilkan secara tepat karena laporan harus dibuat secara individual.
Sementara itu, basis kas mungkin menawarkan gambaran yang lebih realistis mengenai arus kas masuk dan keluar perusahaan.
- Penggunaannya Mudah
Anda akan menerima bahwa laporan keuangan berbasis akrual lebih rumit untuk dipersiapkan dibandingkan laporan keuangan berbasis uang tunai.
Hal ini disebabkan banyaknya entri yang harus diinput dalam setiap transaksi.
5.Analisis Tren
Karena setiap transaksi didokumentasikan, representasi berdasarkan akrual dianggap lebih akurat dibandingkan representasi berdasarkan kas.
Sedangkan transaksi tunai hanya dicatat pada saat uang ditransfer.
Faktor Tambahan yang perlu di Pertimbangkan
Saat memutuskan antara teknik akuntansi kas dan akrual, pertimbangkan faktor tambahan berikut:
- Omzet tahunan
Jika pendapatan tahunan perusahaan Anda melebihi Rp 3 miliar, Anda harus menggunakan metode akrual. Namun, jika perusahaan memenuhi kriteria Rp 3 miliar pada tahun tersebut, maka perusahaan dapat terus menggunakan skema basis tunai hingga akhir tahun dan kemudian beralih ke skema akrual pada tahun berikutnya.
- Tipe bisnis
Beberapa bisnis tidak dapat menerapkan metode akuntansi berbasis kas. Misalnya, perusahaan dengan tanggung jawab terbatas dan kemitraan, serta bisnis pembuangan limbah, metode akrual akan digunakan sebagai gantinya.
- Pendaftaran PPN
Jika faktur Anda sangat besar dan Anda memiliki persyaratan kredit jangka panjang, perusahaan Anda mungkin memilih sistem akuntansi berbasis kas karena Anda mungkin menunda pembayaran PPN sampai Anda menerima pembayaran.
- Waktu penjualan dan pembayaran
Jika Anda membayar tagihan di tempat penjualan, teknik akrual mungkin bermanfaat bagi Anda karena memungkinkan Anda memperoleh dan mendapatkan kembali PPN secepat mungkin. Memahami waktu penjualan Anda sangat penting dalam menentukan cara terbaik pencatatan akuntansi.





