Penjelasan Mengenai Akuntansi Pajak

Penjelasan Mengenai Akuntansi Pajak

PT Jovindo Solusi Batam siap menangani berbagai permasalahan perpajakan atas client – client yang datang. PT Jovindo Solusi Batam melayani konsultan pajak, jasa pembukuan serta jasa manajemen. Nah kali ini, PT Jovindo Solusi Batam akan menerangkan tentang Akuntansi Pajak. Berikut penjelasannya.

Pengertian Akuntansi Pajak

Sederhananya, pengertian akuntansi perpajakan merupakan sebuah kegiatan pencatatan keuangan di sebuah badan usaha, perusahaan atau lembaga untuk mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan. Menurut Muljono, akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan perhitungan perpajakan yang mengacu pada peraturan, undang – undang juga aturan pelaksanaan perpajakan. Berikut ini prinsip – prinsip dalam akuntansi perpajakan, diantaranya yaitu :

  1. Kesatuan
  2. Historis
  3. Pengungkapan Penuh
  4. Konsistensi
  5. Kontinuitas

Adapun tujuan akuntansi perpajakan, yaitu :

  1. Perlindungan Terhadap Hak Negara
  2. Penyusunan Strategi serta Perencanaan Pajak
  3. Penerapan Proses Akuntansi
  4. Proses Evaluasi

Adapun klasifikasi pajak dalam akuntansi perpajakan, diantaranya yaitu :

  1. Pajak Langsung

Yaitu pajak yang dikenakan dengan berdasarkan jumlah penghasilan dan kekayaan yang dimiliki. Besaran pajaknya sudah diatur dalam Undang – Undang perpajakan dan pembayarannya harus langsung dibayarkan oleh wajib pajak secara langsung dan tidak boleh diwakilkan atau dibebankan kepada orang lain.

  1. Pajak Tidak Langsung

Yaitu pajak yang dibayarkan disaat terjadinya sebuah transaksi keuangan. Dapat dibebankan atau dipindahkan ke orang lain, contohnya pada saat membeli suatu produk di supermarket yang harganya dibanderol sudah termasuk pajak.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Ada 4 sektor yang dapat dijabarkan, diantarnya yaitu :

  1. Sektor pada rumah tangga, yang meliputi perseorangan atau pekerja
  2. Sektor pada bisnis, yang meliputi perusahaan atau penghasil laba
  3. Sektor pada Negara, yang meliputi pemerintah yang selaku pemangku kebijakan
  4. Sektor pada internasional, yang meliputi pelaku kegiatan ekonomi luar negeri (ekspor dan impor)

Meningkatnya produktivitas di 4 sektor ini bisa mempengaruhi jalannya roda ekonomi di sector yang lain. Contohnya, ketika konsumsi rumah tangga naik maka pendapatan perusahaan atas penjualan produk akan naik juga. Pada implementasi akuntansi perpajakan ada 2 jenis laporan keuangan, yaitu :

  1. Laporan keuangan komersial

Yaitu laporan keuangan yang disusun dengan berdasarkan standar pada prinsip akuntansi yang berlaku (PSAK dan IFRS) yang bersifat netral atau tidak memihak.

  1. Laporan keuangan fiskal

Yaitu laporan keuangan yang disusun untuk kepentingan perpajakan. Adapun beberapa konsep untuk membandingkan laporan keuangan komersial dan fiskal, diantaranya yaitu :

  • Konsep Pendapatan atau Penghasilan
  • Konsep Beban atau Biaya
  • Konsep Metode Perhitungan Persediaan
  • Konsep Metode Penyusutan

Ada juga tugas – tugas dari akuntansi perpajakan ini, diantarnya yaitu :

  1. Untuk Membangun Kesadaran Pajak untuk Wajib Pajak
  2. Untuk Melindungi Hak Penerimaan Negara
  3. Sebagai Penyajian Bahan Evaluasi
  4. Sebagai Alat Analisis dan Prediksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *