PT Jovindo Solusi Batam siap membantu Anda dan memberikan solusi terbaik atas berbagai permasalahan perpajakan Anda. Kali ini, PT Jovindo Solusi Batam akan memberikan informasi terkait Perbedaan perlengkapan akuntansi dan peralatan dalam dunia akuntansi.Berikut informasinya.

Setiap kehidupan manusia terkait erat dengan perlengkapan dan peralatan. Hal ini disebabkan karena setiap manusia membutuhkan perlengkapan dan peralatan untuk melakukan segala sesuatunya.
Meski tampak sama, perlengkapan dan peralatan bukanlah hal yang sama. Kedua istilah ini memiliki makna yang cukup berbeda dalam bidang akuntansi.
Pengertian Perlengkapan
Menurut buku Akuntansi Dasar: Teori dan Teknik Penyusunan Laporan Keuangan karya Sri Wahyuni Nur menjelaskan: perlengkapan adalah barang yang diperoleh suatu perusahaan untuk digunakan dalam kegiatannya. Perlengkapan biasanya hanya berfungsi selama satu tahun.
Hal ini disebabkan peralatan merupakan benda yang dapat habis dipakai. Selain itu, banyaknya produk yang terdapat dalam perlengkapan atau supplies umumnya berukuran kecil dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi.
Perlengkapan ini digolongkan menjadi 2, yaitu perlengkapan kantor dan perlengkapan pabrik. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
- Perlengkapan Kantor: Perlengkapan kantor adalah barang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas kantor. Kertas, pulpen, pensil, penghapus, penggaris, rautan pensil, dan berbagai peralatan menulis lainnya adalah contohnya.
- Perlengkapan Pabrik: Perlengkapan pabrik atau factory supplies adalah sejumlah barang yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pabrik. Contoh dasarnya adalah perlengkapan pemeliharaan untuk mesin produksi.
Pengertian Peralatan
Menurut Buku Ajar Dasar-Dasar Akuntansi karya Kartomo dan La Sudarman, peralatan adalah barang-barang atau tempat-tempat yang digunakan oleh suatu usaha untuk membantu kelancaran pekerjaannya. Secara umum, peralatan bertahan lebih lama atau lebih lama dari perlengkapan.
- Dalam dunia usaha, peralatan juga dibedakan menjadi dua jenis, yaitu peralatan besar dan peralatan kecil. Berikut penjelasan detail dari laman UKIRAMA ERP:
Peralatan Besar: Peralatan besar mengacu pada barang-barang yang merupakan bagian dari aset perusahaan atau dapat dijual kembali. Harga perolehan peralatan ini nantinya akan ditambahkan ke saldo aset tetap sehingga dapat dihitung penyusutannya. Kendaraan, gedung, komputer, dan peralatan besar lainnya adalah contoh peralatan besar.
- Peralatan Kecil: Peralatan kecil mengacu pada material-material kecil yang membantu memperlancar pekerjaan. Gunting, badan tandu, obeng, kotak penyimpanan, dan benda kecil lainnya merupakan contoh peralatan kecil. Peralatan kecil, seperti peralatan besar, harus dimasukkan dalam aset tetap pada saat pembelian.
Perbedaan Perlengkapan dan Peralatan
Berdasarkan pengertian yang diberikan di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara perlengkapan dan peralatan berdasarkan ciri-cirinya:
- Ciri- Ciri Perlengkapan
- Barang habis pakai yang tidak dikenakan biaya penyusutan;
- Tidak ada perlengkapan yang dapat dijual kembali;
- Memiliki masa pakai maksimal satu tahun;
- Benda-benda tersebut berukuran kecil;
- Dapat dimanfaatkan tanpa listrik;
- Tujuannya adalah untuk melengkapi operasional.
- Pembeliannya tercatat, bukan aktiva lancar, akan dilaporkan dalam akun keuangan.
- Ciri- Ciri Peralatan
- Barang dapat dikonsumsi dipakai dan mempunyai biaya penyusutan;
- Dapat dijual kembali walaupun harga turun dari awal pembelian;
- Dapat digunakan lebih dari satu tahun;
- Biasanya lebih besar dari item perlengkapan;
- Umumnya, bantuan listrik atau bahan bakar tertentu diperlukan.
- Mempunyai peran penting dalam operasional perusahaan;
- Pembelian akan dicatat dalam laporan keuangan dan dimasukkan sebagai aktiva tetap.





