Data Posting SPT Hilang Saat Pengisian? Ini Langkah Mengatasinya

Siapa Saja yang Termasuk dalam Wajib Pajak Strategis? - Ortax

PT Jovindo Solusi Batam merupakan perusahaan konsultan pajak yang menyediakan layanan jasa konsultan pajak, pembukuan, dan jasa pembukuan serta jasa manajemen kepada klien . Kali ini PT Jovindo Solusi Batam akan memaparkan informasi data posting SPT hilang saat pengisian? Ini lahkah mengatasinya.

Dalam proses pelaporan SPT Tahunan, sistem menyediakan fitur posting SPT yang berfungsi menarik data secara otomatis ke dalam formulir. Data tersebut mencakup informasi penting seperti harta, utang, anggota keluarga, bukti potong pajak, hingga data pembayaran. Namun, dalam praktiknya, sebagian wajib pajak mendapati data hasil posting tersebut tiba-tiba hilang atau berubah.

Apa Penyebab Data Hasil Posting Terhapus?

Hilangnya data biasanya terjadi karena:

  • Penghapusan manual yang tidak disengaja
  • Kesalahan saat pengunggahan file XML
  • Terjadinya unggah data ganda
  • Perubahan data dalam konsep SPT yang sedang dikerjakan

Perlu diketahui, sistem tidak menyediakan fitur pemulihan otomatis untuk data yang sudah terhapus atau tertimpa perubahan. Artinya, data tersebut tidak bisa dikembalikan hanya dengan satu klik.

Apakah Data yang Hilang Bisa Dikembalikan?

Meskipun tidak ada fitur undo, data hasil posting tetap bisa ditarik ulang dengan cara tertentu. Solusinya adalah dengan membuat ulang konsep SPT sehingga sistem dapat memposting kembali data awal.

Langkah Mengembalikan Data Posting SPT

Berikut tahapan yang dapat dilakukan wajib pajak:

  1. Hapus konsep SPT yang sedang digunakan
  2. Buat konsep SPT baru
  3. Gunakan kembali fitur posting SPT untuk menarik ulang seluruh data

Dengan langkah ini, data yang sebelumnya hilang akan muncul kembali sesuai dengan sumber aslinya di sistem.

Apakah Data Masih Bisa Diubah Setelah Diposting?

Ya, data yang sudah ditarik melalui posting SPT tetap dapat disesuaikan secara manual. Penyesuaian ini diperbolehkan selama mencerminkan kondisi sebenarnya dan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.

Hal yang Perlu Diperhatikan Wajib Pajak

Agar tidak mengalami masalah serupa, wajib pajak disarankan untuk:

  • Memeriksa data secara menyeluruh sebelum melakukan perubahan
  • Memastikan tidak mengunggah file XML lebih dari satu kali
  • Melakukan pengecekan ulang sebelum SPT dikirimkan

Ketelitian dalam setiap tahap pengisian sangat penting agar proses pelaporan SPT berjalan lancar dan data tetap akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *