Mengenal Laba Akuntansi Beserta Jenisnya

Mengenal Laba Akuntansi Beserta Jenisnya

PT Jovindo Solusi Batam siap dalam menangani permasalahan perpajakan Anda, kami bekerja dengan professional serta akurat, jadi tidak perlu diragukan lagi. PT Jovindo Solusi Bata mini akan sangat cocok menjadi pendamping perpajakan Anda. Di kesempatan ini, PT Jovindo Solusi Batam akan membahas informasi terkait Laba Akuntansi Beserta Jenisnya. Simak pembahasan berikut ini.

Definisi Laba Akuntansi

Laba akuntansi merupakan pendapatan bersih yang didapat pada perusahaan yang perhitungannya mengurangi semua biaya didapat dari pendapatan kotorAdapun biaya yang dimaksudkan pada laba akuntansi ini, yaitu :

  1. Biaya tenaga kerja
  2. Biaya produksi
  3. Biaya bahan baku
  4. Biaya transportasi
  5. Biaya distribusi
  6. Biaya penjualan
  7. Biaya pemasaran

Untuk memastikan besaran pada laba akuntansi ini, pihak akuntansi akan memastikan seluruh jumlah pendapatan perusahaan dan kemudian mengurangi biaya langsung serta bukan biaya implisit, sehingga pada bisnis baru dapat membedakan perihal biaya eksplisit dan implisit.

Pada pendapatan yang dimaksud diatas ialah semua pendapatan yang diperoleh dalam berbisnis, sedangkan biaya langsung ialah semua biaya yang dikeluarkan bisnis dengan peeriode yang sama. Adapun definisi laba akuntansi dari para ahli, diantaranya yaitu :

  • IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia) : Laba akuntansi merupakan ukuran dasar, digunakan untuk ukuran lainnya, misal seperti earnings per share juga return on investment.
  • Charles Thomas Horngren : Laba akuntansi ialah penghasilan yang lebih besar dari total jumlah pendapatan dengan perbandingan total beban atau keuntungan bersih atau bisa dikatakan laba akuntansi menurut Charles ini ialah hasil bersih yang menguntungkan.
  • Nafarin : Laba akuntansi ialah selisih antara pendapatan dan pengeluaran, dan keseimbangan biaya lain di periode tertentu.

Tujuan pada Pelaporan Laba Akuntansi

  1. Sebagai alat pengukur prestasi manajemen di sebuah bisnis
  2. Sebagai dasar penentu yang besarnya pendapatan atau keuntungan kena pajak
  3. Digunakan untuk alat pengendali alokasi sumber daya ekonomi di sebuah negara
  4. Digunakan sebagai alat motivasi manajemen, terutama dalam mengendalikan bisnis
  5. Sebagai dasar kompensasi dan pembagian bonus pada perusahaan
  6. Sebagai pedoman untuk kenaikan kemakmuran
  7. Sebagai alat pembagian dividen pada perusahaan

Jenis-Jenis Laba Akuntansi

  1. Laba Kotor Penjualan : Yaitu selisih yang didapat dari harga pokok penjualan dan penjualan perish, pada penghasilan kotor ini belum dikurangi dengan jumlah beban operasi pada perusahaan di periode tertentu.
  2. Laba Operasional : Yaitu penghasilan bersihh atas pengurangan penghasilan kotor pada penjualan dengan semua biaya, mulai dari biaya produksi dan kemudian biaya administrasi, biaya penjualan serta biaya operasional lainnya.
  3. Laba Sebelum Pajak : Disebut dengan istilah yaitu Earning Before Tax (EBIT), yang definisinya ialah pendapatan secara keseluruhan dari perusahaan sebelum adanya potongan pajak perseroan.
  4. Laba Sesudah Pajak : Yaitu diperoleh dari perhitungan laba kotor dan dikurangi oleh biaya pajak, bunga serta biaya operasional pada perusahaan di periode tertentu.

Jenis-Jenis Laba Bersih dengan Berdasarkan Sifatnya

  1. Laba Psikis : Yaitu penghasilan atau keuntungan yang dapat dirasakan saat produk atau jasa pada perusahaan mengalami peningkatan kepuasaan dari pelanggan.
  2. Laba Rill : Yaitu keuntungan didapat dari kenaikan kemakmuran ekonomis pada perusahaan.
  3. Laba Uang : Yaitu keuntungan yang disebabkan kenaikan jumlah uang di satu periode tanpa mempertimbangkan faktor daya beli.

Unsur Laba Akuntansi

  1. Pendapatan : Yaitu peningkatan aktivitas pada perusahaan atau penurunan kewajiban di satu periode.
  2. Beban : Yaitu pengeluaran atau penggunaan aset di satuu periode dan dimanfaatkan guna aktivitas opersional.
  3. Biaya : Yaitu uang kas yang dikorbankan guna kegiatan produksi, baik itu barang atau jasa dan dapat menghasilkan keuntungan untuk perusahaan dikemudian harinya.
  4. Untung-Rugi : Keuntungan adalag bentuk peningkatan ekuitas di berbagai transaksi yang dapat mempengaruhi perusahaan di satu periode tertentu. Sementara, kerugian yaitu penurunan ekuitas pada perusahaan dan kemungkinan besar bisa membuat usaha bangkrut jika tidak ditindaklanjuti.
  5. Penghasilan : Dapat diartikan sebagai aktivitas normal pada perusahaan dan terjadi selama satu periode tertentu, jika arus masuk bruto akan menyebabkan terjadinya kenaikan ekuitas yang bukan dari usaha penanaman modal.

Keunggulan dan Kelemahan dari Laba Akuntansi

Terdapat keunggulan dari laba akuntansi, diantaranya yaitu :

  1. Telah teruji dalam sejarah, sehingga pada pemakai laporan keuangan masih mempercayai bahwa laba komersial ini sangat bermanfaat, pada khususnya sebagai faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan ekonomi.
  2. Menjadi laba yang memenuhi kriteria konservatisme dan telah mendapatkan pengakuan pendapatan atas dasar prinsip realisasi.
  3. Dipandang sangat bermanfaat, pada khususnya untuk tujuan pengendalian pertanggungjawaban manajemen.

Adapun kelemahan dari laba akuntansi, yaitu :

  1. Dianggap gagal untuk mengakui pada kenaikan nilai aktiva, yang khususnya belum direalisasikan di satu periode.
  2. Didasarkan cost historis yang mempersulit perbandingan laporan keuangan.
  3. Didasarkan pada prinsip realisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *