PT Jovindo Solusi Batam yaitu perusahaan yang bergerak dibidang perpajakan dan melayani jasa konsultan pajak yang berdomisili di Kota Batam. Kami bekerja dengan professional dan berpengalaman dalam menyelesaikan permasalahan perpajakan. Di pembahasan ini, PT Jovindo Solusi Batam akan memberikan informasi yang terkait Mengenal Retur Penjualan dan Retur Pembelian dalam Transaksi Jual Beli. Berikut ini informasinya.
Apa Itu Retur Pembelian?
Retur Pembelian adalah pengembalian barang dari pihak pembeli ke pihak penjual disebabkan barang yang dikirmkan tidak sesuai spesifikasinya yang telah ditetapkan atau barang yang dikirimnya rusak. Dengan retur pembelian, utang pada pihak pembeli ke pihak penjual akan menjadi berkurang dan akan dicatat di bagian kredit dalam jurnal keuangan, sedangkan utang dagang akan dicata di bagian debit. Ada dua jenis dalam retur pembelian ini, yaitu :
- Retur Pembelian Dengan Kredit : Dalam pengembalian barang yang diperjualbelikan diantara penjual dengan pembeli secara kredit dengan angsuran dan dianggap sesuai pada waktu jatuh tempo yang telah disepakati antara pihak pembeli dan penjual.
- Retur Pembelian Dengan Tunai : Pada pengembalian barang yang sudah dibeli pihak pembeli secara tunai ke pihak penjual, maka akan dicatat dalam arus kas dengan catatan bahwa barang bisa diretur atau dikembalikan apabila adanya kerusakan.
Apa Itu Retur Penjualan?
Retur penjualan yaitu penerimaan barag pihak penjual yang dikembalikan dari pihak pembeli dan terjadi apabila barang tersebut tidak susai dengan apa yang diinginkan pihak pembeli atau adanya kerusakan. Dengan menyebabkan piutang ataupun tagihan dari pihak penjual ke pihak pembeli berkurang, pada saat mencatat retur penjualan pada jurnal keuangan yaitu isilah kolom debit dengan akun retur penjualan dan piutang dagang akan dicatat disisi kredit. Pada pihak perusahaan membagi retur penjualannya dalam tiga jenis, yaitu :
- Dengan mengembalikan kas pihak pembeli
- Mengurangi piutang pihak pembeli
- Dengan mengganti barang yang rusak pada pihak pembeli dengan barang yang baru.
Perbedaan Retur Penjualan dengan Retuur Pembelian
- Orang yang Melakukan Retur : Pada retur penjualan dilakukan pada konsumen akhir, sementara retur pembelian dialkukan pada pihak yang membeli produk dari pemasok.
- Alasan Pengembalian Barang : Dalam retur penjualan yaitu disebabkan produk tidak sesuai harapan ataupun rusak pada saat diterima. Sementara untuk retur pembelian yaitu dikarenakan pihak pembeli menemukan masalah dengan produknya seperti cacat atau tidak sesuai spesifikasi yang disepakati.
- Pengaruh Terhadap Bisnis : Pada retur penjualan akan berdampak pada reputasi toko atau pengecer apabila terlalu banyak produk yang dikembalikan. Sedangkan dalam retur pembelian juga berdampak pada hubungan bisnis antara pemasok dan pembeli apabila terlalu banyak produk yang dikembalikan, sehingga pemasok tidak ingin bekerja sama dengan pembeli.
- Prosedur dalam Pengembalian : Pada retur penjualan dengan memlibatkan proses sederhana dan konsumen bisa mengembalikan produknya ke toko atau pengecer serta mendapat pengembalian uang ataupun pertukaran produk. Semetara dalam retur pembelian yaitu melibatkan proses kompleks yang dikarenakan terlibat ialah pihak pembeli produk dan pemasok.




