Pajak Belum Pro Investasi

Pajak Belum Pro Investasi

KEBIJAKAN pajak yang makin ketat dianggap tidak pro investasi. Bahkan, pengusaha menilai bahwa kebijakan itu semakin merugikan dunia bisnis dalam negeri, yang belakangan ini sedang terhambat pelemahan daya beli konsumen.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menyebutkan bahwa Ditjen Pajak terlalu banyak menarik pajak untuk sektor industri. Banyaknya tarikan dan variasi ini membuat pengusaha makin kehilangan dorongan untuk meningkatkan usahanya. “Kami merasa dikriminalisasi. Padahal, pengusaha sudah ikut tax amnesty, tapi masih dikejar-kejar,” tutur Ade belum lama ini.

Menurutnya, pemerintah tidak ubahnya memainkan hukum seperti di jalanan. Kebijakan pajak diubah-ubah tanpa mempertimbangkan para pengusaha. “Kepercayaan pengusaha makin turun saja kalau begini,” ujar Ade.

Sebelumnya, mantan menteri Rizal Ramli menyebutkan bahwa pemerintah salah menerapkan kebijakan pajak. Dalam kondisi ekonomi yang tumbuh melambat, seharusnya ada kelonggaran pajak bagi pengusaha. Jika pengusaha semakin tergencet pajak, maka ekonomi semakin sulit bangkit.

 

Sumber: Ortax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *