PT Jovindo Solusi Batam merupakan Konsultan Pajak Terpercaya dan dapat memberikan solusi yang terbaik atas permasalahan pajak Anda. Sehingga terjamin PT Jovindo Solusi Batam menjadi pendamping perpajakan Anda. Kami bekerja dengan profesional dan berpengalaman serta mempunyai keahlian di bidang perpajakan. Pada pembahasan kali ini, PT Jovindo Solusi Batam akan menerangkan informasi terkait Pengertian Pendapatan dan Jenis – Jenisnya. Berikut penjelasannya.
Pengertian Pendapatan
Pendapatan merupakan seluruh penerimaan baik berupa uang ataupun berupa barang yang berasal dari pihak lain ataupun hasil industri yang dinilai atas dasar sejumlah uang dari harta yang berlaku saat itu. Adapun pengertian menurut beberapa narasumber yang terpercaya, yaitu :
- Menurut Wikipedia, pendapatan merupakan jumlah uang diterima oleh perusahaan dari aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk atau jasa kepada pelanggan.
- Menurut FASB (Financial Accounting Standard Board), pendapatan merupakan arus masuk atau peningkatan lain dari aset suatu entitas atau penyelesaian kewajiban (kombinasi keduanya) dari memberikan atau menghasilkan tujuan, memberikan layanan, atau kegiatan lain yang merupakan operasi utama.
- Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), pendapatan ini timbul dalam kegiatan sehari-hari perusahaan dan disebut dengan berbagai nama yang berbeda termasuk penjualan, biaya, bunga, dividen, royalti, dan sewa.
- Menurut Penghantar Akuntansi, pendapatan di dalam akuntansi yaitu jumlah yang dibebankan kepada langganan untuk barang dan jasa yang dijual.
- Menurut Teori Penghantar Mikro Ekonomi, pendapatan adalah uang yang diterima dan diberikan kepada subjek ekonomi berdasarkan prestasi-prestasi yang diserahkan yaitu berupa pendapatan dari profesi yang dilakukan sendiri atau usaha perorangan dan dari kekayaan.
- Menurut John J. Wild (2003;311) pendapatan ini dapat di liat dari dua sisi, diantaranya yaitu :
a. Pendapatan Menurut Ilmu Ekonomi
Pendapatan yaitu nilai maksimum yang dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama di akhir periode seperti keadaan semula. Dengan kata lain, pendapatan yaitu jumlah kenaikan harta kekayaan karena perubahan penilaian yang bukan diakibatkan perubahan modal dan hutang.
b. Pendapatan Menurut Ilmu Akuntansi
Ilmu akuntansi meninjau pendapatan sebagai sesuatu yang spesifik dalam pengertian yang lebih mendalam dan lebih terarah. Konsep pendapatan menurut ilmu akuntansi bisa ditelusuri dari dua sudut pandang, yaitu :
- Pandangan yang menekankan pertumbuhan atau peningkatan jumlah aktiva yang timbul sebagai hasil kegiatan operasional perusahaan pendekatan yang memusatkan perhatian kepada arus masuk (inflow).
- Pandangan yang menekankan penciptaan barang dan jasa oleh perusahaan serta penyerahan barang dan jasa (outflow).
Pengakuan Pendapatan
Adapun kriteria pengakuan pendapatan menurut Erlinadiansyah, (2009:29), yaitu :
- Pengakuan Saat Penjualan
Yaitu terjadi pada saat transaksi sedang berlangsung sehingga pendapatan telah diterima dan barang atau jasa diberikan kepada konsumen.
- Pengakuan Sebelum Penyerahan
Yaitu selama proses produksi atau setelah proses produksi selesai. Di bidang usaha retail dan manufaktur penggunaan purchase order dan purchase requisition dari pihak konsumen sehingga perusahaan bisa mengklaim adanya penjualan.
- Pengakuan Setelah Penyerahan
Yaitu pendapatan hanya dapat diakui setelah diterima uang pembayarannya atas transaksi yang terjadi.
- Pengakuan Transaksi Penjualan Khusus
Yaitu memerlukan ketentuan khusus karena memiliki karakteristik tersendiri, seperti penjualan barang konsinyasi dan penjualan waralaba (franchise).
Unsur-unsur Pendapatan
- Pendapatan hasil produksi barang atau jasa
- Imbalan yang diterima penggunaan aktiva atau sumber-sumber ekonomis perusahaan oleh pihak lain
- Penjualan aktiva diluar barang dagangan adalah unsur-unsur pendapatan lain-lain suatu perusahaan.
Sumber-sumber Pendapatan
- Pendapatan operasional, adalah pendapatan berasal dari aktivitas utama perusahaan.
- Pendapatan non operasional, adalah pendapatan yang tidak terkait dengan aktivitas perusahaan, yaitu pendapatan yang didapat dari faktor eksternal.
- Pendapatan luar biasa (extra ordinary), adalah pendapatan yang tak terduga yang dimana pendapatan ini tidak sering terjadi dan biasanya diharapkan tidak terulang dimasa yang akan datang.
Jenis-jenis Pendapatan
- Pendapatan Bersih (Net Income)
Yaitu dengan adanya pendapatan yang sudah dikurangi biaya dan pengeluaran. Contohnya biaya overhead, biaya produksi dan biaya penunjang produksi lainnya.
- Pendapatan Kotor (Gross Income)
Yaitu didefinisikan sebagai suatu jumlah yang diterima oleh perusahaan atau orang pribadi sebelum dikurangi pajak dan pengurangannya.
- Pendapatan Terima Dimuka (Unearned Revenue)
Yaitu diakui sebagai pendapatan jika perusahaan sudah melakukan pengiriman barang atau penyerahan jasa kepada konsumen, sehingga dapat dicatat sebagai utang pendapatan pada saat menerima. Contohnya sewa terima dimuka di kolom kredit dan kas sebagai pendapatan jasa di kolom debet.
- Pendapatan Masih Harus Diterima (Accrued Receivable)
Yaitu dikenal dengan istilah piutang pendapatan adalah pendapatan yang sudah menjadi hak dilihat dari segi waktu tetapi belum dicatat atau diterima pembayarannya. Pengakuan piutang pendapatan ini pada bunga di debet dan pendapatan bunga di kredit. Contohnya adalah piutang bunga (interest receivable) dan piutang sewa (rent receivable).
- Pendapatan Usaha (Operating Revenue)
Yaitu akan diterima saat adanya penjualan hasil usaha utama dalam suatu perusahaan tersebut. Operasi utama lebih berkaitan dengan tujuan utama perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa menghasilkan keuntungan dan meningkatkan nilai aset yang berasal dari kegiatan operasi utama dan bukan dari investasi atau pendanaan.




