Mengenal Laporan Keuangan Pada Perusahaan

Mengenal Laporan Keuangan Pada Perusahaan

PT Jovindo Solusi Batam siap untuk menangani permasalahan perpajakan Anda, tunggu apa lagi? PT Jovindo Solusi Batam ini telah terpercaya dan bersertifikat resmi. Kali ini, PT Jovindo Solusi Batam akan menerangkan informasi terkait Laporan Keuangan Pada Perusahaan. Simak informasi berikut ini.

Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan Keuangan pada Perusahaan ini ialah sebuah catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam satu periode tertentu yang bisa digunakan untuk menggambarkan situasi kinerja perusahaan tersebut. Secara sederhananya, laporan keuangan yaitu dokumen yang penting dengan berisi catatan keuangan perusahaan baik transaksi atau kas. Perusahaan membuat laporan keuangan ini biasanya ketika periode akuntansi perusahaan mereka memasuki akhir dan periode akuntansi ini ditentukan perusahaan masing-masing.

Pada kebijakan perusahaan mengenai periode akuntasi ini berbeda dan yang paling penting ialah semua transaksi dicatat dengan akurat sehingga laporan keuangan ini memiliki perhitungan yang tepat. Dalam pembuatan laporan keuangan ini tidak hanya untuk perusahaan saja, tetapi juga dibutuhkan untuk proses audit yang dilakukan oleh lembaga pemerintah, firma atau lembaga lain dengan tujuan untuk mengetahui akurasi pajak, pembiayaan serta investasi.

Fungsi dari laporan keuangan perusahaan ini salah satunya yaitu untuk menganalisis kinerja perusahaan sehingga dapat membuat prediksi mengenai arah masa depan perusahaan tersebut. Pada laporan keuangan ini diberikan kepada investor, yang akan menentukan apakah investor ini tertarik untuk menanam modal di perusahaan tersebut atau tidak.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Terdapat jenis pada laporan keuangan perusahaan ini, diantaranya yaitu :

  1. Laporan Laba Rugi : Digunakan perusahaan untuk mengetahui posisi keuangan laba dan rugi perusahaan dan dibuat untuk perusahaan yang acuannya untuk kondisi perusahaan serta pengambilan langkah dan keputusan selanjutnya bagi pemimpin perusahaan. Ada dua cara dalam menyusun laporan laba rugi perusahaan, yaitu :
  • Single Step (secara langsung) : Realtif mudah dibandingkan dengan Multiple Step dan proses perhitungannya hanya menambahkan pendapatan dari atas sampai bawah dalam satu kelompok. Lalu, dikurangi dengan total beban atau biaya dalam periode.
  • Multiple Step (secara bertahap) : Pada perhitungan pendapatannya dibagi menjadi dua kategori, yaitu Pendapatan Operasional yang berasal dari kegiatan pokok dan Pendapatan Non Operasional. Adapun komponen yang harus diperhatiak disaat pembuatan laporan laba rugi ini, yaitu :
  • Pendapatan, operasional atau non operasional
  • Beban pajak
  • Beban pinjaman
  • Biaya operasional
  • Laba rugi perusahaan

 

  1. Laporan Arus Kas : Laporan arus kas ini disebut juga sebagai cash flow perusahaan dan merupakan dokumen yang penting pada perusahaan dengan berisikan laporan arus transaksi masuk dan keluar serta terdiri dari transaksi dalam periode tertentu. Adapun komponen dalam membuat laporan arus kas ini, yaitu :
  • Kegiatan Bisnis
  • Kegiatan Investasi
  • Kegiatan Pendanaan

 

  1. Laporan Perubahan Modal : Digunakan untuk melakukan pelaporan apabila ada perubahan modal dalam perusahaan yang terjadi di periode tertentu. Adapun komponen yang diperlukan yaitu modal yang dimiliki perusahaan di awal periode berjalan, pengambilan dana pribadi oleh pemilik bisnis dan jumlah laba rugi bersih di periode tersebut. Maka, sebelum membat laporan perubahan modal harus terlebih dahulu untuk membuat laporan laba rugi.

 

  1. Laporan Neraca : Neraca atau yang disebut sebagai balance sheet di dalam istilah akuntansi, yaitu sebuah laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan kondisi, informasi serta posisi keuangan di suatu bisnis dalam periode tertentu. Sangat penting pada perusahaan supaya bisa merencanakan proyek kedepan. Adapun komponen dalam membuat laporan neraca ini, yaitu jumlah aktiva baik berupa harta atau aset, kewajiban berupa utang dan ekuitas atau modal perusahaan. Neraca ini memiliki tiga unsur, yaitu : aset, liabilitas dan ekuitas

 

  1. Laporan untuk Laporan Keuangan : Dengan tujuan supaya penjelasan laporan keuangan lebih terperinci dan detail saat dibaca. Dalam menyusun laporan atas laporan keuangan tentunya akan memudahkan pembaca untuk mengetahui informasi penting yang ada dalam laporan keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *