
Konsultan Pajak Batam –Masyarakat banyak menggunakan layanan untuk menyelesaikan permasalahan terkait layanan pelaporan PPN, layanan pelaporan pajak online, dan layanan pelaporan pajak tahunan, di Jakarta, Bali,Surabaya serta daerah-daerah yang masih berhubungan dengan perpajakan. Kali ini akan dijelaskan informasi tentang “Kenapa Harus Rekonsiliasi Bank? Ini Tujuan dan Prosedurnya.’’
Aktivitas Pencocokan dan Penyesuaian Data
Menurut Wikipedia, rekonsiliasi bank adalah proses pencocokan dan penyesuaian informasi tentang catatan transaksi atau saldo antara catatan pelanggan dan bank.
Definisi lain, rekonsiliasi bank merupakan proses pencocokkan data saldo perusahaan dengan catatan informasi bank.
Perbandingan ini juga merupakan pemeriksaan keseimbangan antara informasi buku besar dan laporan akun. Singkatnya, rekonsiliasi bank adalah proses di mana data keuangan disesuaikan oleh perusahaan dan bank.
Tujuan Rekonsiliasi Bank
Rekonsilias terjadi karena berbagai alasan, termasuk perusahaan atau bank, cek yang belum dibayar, dan kredit dari bank yang tidak diketahui perusahaan.
Oleh karena itu, perusahaan harus menjalankan proses verifikasi saldo antara buku besar dan rekening koran untuk memastikan bahwa ada persamaan dan perbedaan antara data dalam dua catatan.
Rekonsiliasi ini diperlukan untuk membersihkan dan membuat catatan laporan bank perusahaan lebih akurat.
Tujuan lain dari Rekonsiliasi adalah untuk memverifikasi keakuratan setiap pencatat dalam rekening kas perusahaan dan catatan bank itu sendiri. Dengan cara ini, dunia usaha dan bank dapat menentukan nominal pendapatan atau pengeluaran yang dikeluarkan.
Selain itu, entitas harus melakukan penyesuaian untuk menemukan penyebab perbedaan antara saldo kas pada laporan bank dan catatan dalam buku besar perusahaan jika terjadi perbedaan, dan perbedaan informasi keuangan.
Komponen Rekonsiliasi Bank
Komponen proses collation bank yang tidak boleh diabaikan adalah:
- Deposit In Transit
adalah kas yang telah diterima oleh perusahaan tetapi tidak diterima oleh bank. Tidak tercantum pada rekening koran.
Jika ini terjadi pada akhir bulan, deposit tidak akan muncul di rekening koran Anda. Perusahaan melakukan deposit karena alasan lain, tetapi terlambat. Kemungkinan lain adalah perusahaan tidak menyimpan di bank.
- Outstanding Check
adalah cek yang dipesan oleh perusahaan tetapi tidak diuangkan. Jika tidak diselesaikan, itu tidak akan muncul di laporan mutasi bank Anda.
Setelah dibayar, perusahaan harus melapor ke bank agar kasir dapat diperpanjang.
- Non-Sufficient Fund Check
adalah cek yang tidak diterima bank karena kekurangan dana di rekening perusahaan. Bahkan dalam hal ini, bank akan mengeluarkan nota debet dengan jumlah yang tidak dibayar dan saldo rekening perusahaan akan berkurang. Perusahaan akan mengenakan biaya untuk menerbitkan cek ini.
Langkah-Langkah Melakukan Penyesuaian Perbendaharaan
Bagaimana cara melakukan penyesuaian bank? Prosedurnya adalah sebagai berikut:
- Membandingkan Kas Perusahaan dan Rekening Bank Langkah pertama dalam menyesuaikan
adalah menganalisis laporan bulanan yang diterima. Rekening giro memiliki beberapa jenis transaksi, termasuk cek, deposito, dan biaya layanan. Laporan bank juga mencakup kas perusahaan.
- Catatan Transaksi Bank
Mencatat semua transaksi yang ditampilkan dalam rekening giro di berbagai bab dalam buku kas. Jika ada perbedaan besar, cari informasinya.
- Melacak transaksi yang menunggu untuk diproses Hubungi
pemangku kepentingan untuk melacak transaksi yang menunggu untuk diproses. Ketika sudah menemukan jawabannya, segera lakukan penyesuaian.


















